RT/RW NET atau Teknologi Ethernet di Masyarakat beserta implementasinya

Halooo semua!

Kembali lagi bersama aku. Nah kali ini kita mau membahas mengenai Teknologi Ethernet di Masyarakat atau yang sering dikenal dengan RT/RW NET.


Pada tau ga sih apa itu RT/RW NET? Oke kita bahas secara singkat yaa.

Jadi RT/RW NET merupakan salah satu jaringan komputer swadaya masyarakat yang mencakup ruang lingkup RT ataupun RW melalui media kabel atau wireless 2.4 Ghz dan hotspot sebagai sarana komunikasi rakyat yang mana bebas untuk diakses, karena tidak terikat dengan undang – undang dan birokrasi pemerintah. RT RW NET bisa menjadi wadah forum komunkasi secara online yang sangat efektif bagi masyarakat seperti saling bertukar informasi, menyuarakan pendapat, melakukan polling pemilihan ketua RT RW dan kegiatan positif lainnya serta aksesnya yang bebas tanpa ada batas jarak dan waktu.

Jaringan internet RT/RW NET ini memiliki konsep yang mana beberapa komputer saling terhubung dalam suatu komplek perumahan atau blok sehingga warga dapat berbagi data serta informasi. Dan juga mengembangkan pemakaian internet di mana fasilitias internet bisa dinikmati dalam jangka waktu 23 jam sehari selama sebulan. Untuk biaya operasional untuk berlanggan ditanggung bersama oleh warga RT atau RW setempat.

Konsep yang digunakan oleh jaringan internet RT RW ini juga tidak terlalu beda dengan warnet. Pemilik warnet akan membeli atau menyewa pulsa atau bandwith dari penyedia internet untuk dijual kepada pelanggan yang data menyewa komputer dan berselancar dengan jaringan internet.

 

Apa ya kegunaan RT/RW NET?

Tujuan dari jaringan internet RT RW yaitu untuk turut serta dalam pengembangan internet murah dalam kalangan masyarakat sehingga bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Lalu dengan adanya jaringan RT RW ini juga diharapkan mampu membangun komunitas yang sadar akan hadirnya teknologi informasi dan internet sehingga tidak tertinggal jauh tanpa pengetahuan yang luas.

Adanya jaringan internet juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana berbagi informasi dalam suatu lingkungan sehingga masyarakat dinilai lebih pedulu terhadap lingkungan sekitar.

Masyarakat juga dapat mempromosikan beragam kegiatan yang bermanfaat melalui akses internet sehingga membuat beberapa kegiatan tersebut lebih dikenal dan bisa dijadikan sebagai sarana bisnis. Dan warga RT RW bisa saling berkomunikasi tanpa ada biaya pemakaian yang mahal.

 

Nah beberapa kelebihan RT RW NET yaitu :

-          Kebutuhan internet hampir mendekati pokok bagi mereka yang tidak bisa lepas dari gadget terutama para gamers. Jaringan internet RT RW net ini bisa diakses di mana saja dan kapan saja dengan cara pengkoneksian mudah.

-          Pengguna bisa mengakses internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel. Bagi mereka yang ingin berselancar di internet hanya tinggal membawa laptop atau smartphone yang bisa mengakses jaringan wifi atau hotspot di mana saja.

 

Jika ada kelebihan, maka ada beberapa kekurangan juga dari RT RW NET.

-          Jaringan internet yang berupa wifi bersama ini mudah di hacking oleh para hacker guna mencuri password pengguna.

-          Jaringan ini juga tidak tahan terhadap flooding kecuali diterapkan keamanan jaringan yang baik. gunakan jasa mereka yang lebih memahami tentang jaringan dan cara perlindungan terbaik agar tidak lolos apabila dilakukan hacking oleh para hacker.

Beberapa hal yang perlu diketahui :

Sebagaimana diketahui, dunia digital kini terus berkembang secara masif. Saking masifnya, bila ada orang tidak mengikuti perkembangan tersebut, maka dia akan langsung tertinggal bahkan tergerus oleh zaman.

Inilah yang melahirkan sebuah kebutuhan pokok baru buat para penduduk di Indonesia, yakni koneksi internet. Koneksi ini yang diperlukan oleh semua orang agar dapat selalu terhubung dengan dunia digital tersebut.

Tetapi, koneksi internet di Indonesia belum merata. Fakta di lapangan membuktikan sinyal kencang internet hanya didapatkan di kota-kota besar.

Sementara di desa, untuk koneksinya masih tidak terlalu stabil, jikapun ada biasanya sangat lama untuk menyambungkan ke internet. Jika ingin koneksi yang lumayan stabil, pengguna internet harus menggunakan provider yang mematok harga kuota cukup mahal.

Dari penggambaran ini, munculan sebuah peluang bisnir baru untuk mengoneksikan internet di seluruh rumah dengan sinyal yang stabil dengan harga relatif murah, yakni bisnis internet RT RW.

Usaha ini dapat dijalankan di desa maupun di kota, jikapun di desa biasanya langsung di perkampungan tingkat RT, kelurahan hingga kecamatan. Sementar di kota, biasanya dijalankan di area perumahan.

Intinya, bisnis ini dapat berpeluang besar bila dijalankan di area yang padat penduduk.

 

Jika dianalisakan, maka peluang dan keuntungan memulai bisnis RT RW ini yaitu :

Dari penggambaran di atas, dapat disimpulkan secara umum kenapa potensi bisnis ini sangat besar. Berikut kita bahas beberapa poin yang membuat usahanya memiliki keuntungan.

-          ðŸ‘‰Dapat dijalankan baik di desa maupun di kota.

-          ðŸ‘‰Tidak perlu sewa tempat, peralatannya bisa disimpan di dalam rumah.

-          ðŸ‘‰Pangsa – pangsanya luas, karena kebutuhan akan koneksi internet yang tinggi. Salah satu contoh yaitu pelanggannya adalah usaha penulis yang ada di desa.

-          ðŸ‘‰Pendapatan datang setiap bulan karena bersifat langganan.

-          ðŸ‘‰Tahan terhadap pandemi, karena bisnis ini tetap akan terus berjalan meskipun musim berubah atau sedang ada wabah.

 

Beberapa risiko, kelemahan dan tantangan bisnis RT RW NET yang harus dihadapi ketika membuka usaha jaringan internet:

-           👉Harus punya izin agar legal dan tidak melanggar aturan.

-           ðŸ‘‰Diperlukan skill

-           ðŸ‘‰Saat musim hujan, antena rawan terkena petir

-           👉Mendapatkan komplain saat terjadi gangguan atau koneksi buruk

-            ðŸ‘‰Koneksinya dibobol oleh hacker atau pesaing yang tidak suka dengan kesuksesan seseorang.


Alat Untuk Membuat Jaringan WIFI RT RW NET

 

Alat untuk membuat jaringan WIFI RT RW NET yang sederhana hal yang harus diperhatikan adalah koneksi internet Unlimited yang dijadikan sebagai Backbone pemancar RT/RW-net kalian dengan mudah. Ada beberapa peralatan pendukung membangun jaringan RT/RW-net ini sebagai berikut:

1.      Access Point

Access point ini berfungsi sebagai hub/switch yang yang menghubungkan jaringan wireless/nirkabel dengan jaringan lokal. Koneksi internet yang menggunakan access point ini akan dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio. Kekuatan sinyal sangat mempengaruhi area yang dijangkau, semakin tinggi kekuatan sinyal maka semakin luas jangkauannya.


2.     Antena (Omni Sectoral)

Antena omni eksternal diperlukan jika ingin memperluas coverage area hingga beberapa kilometer. Walaupun saat membeli Acces Point sudah dilengkapi dengan antena omni ini, tetapi belum cukup karena kekuatannya Cuma 3-5dB. Antena omni eksternal ini berguna untuk memperluas wilayah jangkauannya dengan kekuatan 15dB. Pancara radiasi dari antena omni ini 360 derajat, sehingga cocok menjangkau klien dari arah manapun.


3.     POE (Power Over Ethernet)

Untuk mengaktifkan Acces Point ini dibutuhkan alat POE yang berguna untuk mengalirkan listrik lewat kabel ethernet atau kabel UTP/STP. Alat ini sangat praktis sehingga Anda tidak perlu repot-repot untuk mengulur kabel listrik ke atas tiang tower, jadi lebih hemat dan praktis.


4.     Box Access Point

Box Acces Point merupakan pelindung berbentuk kotak yang berfungsi melindungi Acces Point dari keadaan hujan. Kotak ini ada yang terbuat dari besi maupun terbuat dari plastik. Box ini umumnya dilengkapi dengan kunci pengaman dan harus ditaruh di bawah antena. Box Access Point ini digunakan untuk indoor saja jika outdoor tidak perlu lagi.


5.     Kabel UTP/STP

Peranan kabel UTP/STP sangat membantu dalam membuat jaringan WIFI RT RW NET. Walaupun namanya perangkat Wireless, kabel ini mampu menghubungkan Access Point dengan jaringan kabel pada LAN lokal. Kabel UTP/STP dengan kualitas baik dapat melancarkan kualitas arus listrik yang dilalui oleh Power Over Ethernet (POE).

 

6.     Kabel Pigtail/Kabel Jumper

Cara membuat jaringan WIFI RT RW NET yang terakhir adalah menggunakan Kabel Pigtail atau Kabel Jumper. Kabe ini dibutuhkan untuk bisa tersambung dengan antena omni dan Access Point. Panjang kabel yang diperlukan hanya 1 meter saja, karena lebih dari 1 meter bisa menyebabkan degradasi sinyal. Ujung kabel tersebut memiliki konektor yang disesuaikan dengan konektor yang sudah melekat dengan Acces Point. Apabila menggunakan AP outdoor misalnya bullet maka saat ini tidak dibutuhkan.

 

Contoh implementasi atau penelitian pada jaringan RT RW NET

-          ðŸ‘‰Pada  penelitian  (Herawati,  Nurasiah,  &  Dewananda,  2014)  telah  dilakukan  implementasi  RT/RW-Net  di perumahan  Puri  Nirwana  2  Bogor.  Jaringan  tersebut dibangun  dan  didistribusikan  ke  setiap  rumah  dengan menggunakan kabel LAN yang terintegrasi dengan router D-Link. Dalam mempermudah proses pengaplikasiannya, dilakukan instalasi jaringan LAN dengan menggunakan teknologi jaringan ethernet. Setiap perangkat komputer harus terinstalasi dengan sistem operasi Windows XP, melakukan konfigurasi pada router D-Link DSL504T, serta proses instalasi  Squid  sebagai  proxy. Kelebihannya  sistem  tersebut  adalah  kualitas  jaringan  lebih  stabil,  sedangkan kekurangannya adalah memerlukan biaya yang lebih banyak untuk penarikan kabel ke setiap rumah pelanggan.

-          ðŸ‘‰Penelitian (Nurcahya & Desriyani, 2016) telah melakukan implementasi jaringan RT/RW-Net di daerah Kulon Progo,  dengan  menggunakan  router  mikrotik. Pembangunan  jaringan  RT/RW-Net  ini  dilakukan  dengan  tujuan menghemat  biaya  per-orangan  yang  harus  dikeluarkan  untuk  membayar  biaya  berlangganan  paket  internet. Kelebihannya yaitu  pelanggan dapat membeli  voucher dengan harga Rp 2000 (akses selama 24 jam).  Sedangkan kekurangan nya adalah tidak ada pembatasan kuota yang bisa dipakai oleh pelanggan.

-          ðŸ‘‰Pada  penelitian  ini  dilakukan  implementasikan  sistem  RT/RW-Net  di  Desa  Lagadar.  Desa  ini  terletak  di Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung dengan jumlah penduduk lebih dari 20 ribu jiwa (Ruslan, 2019). Dengan adanya jaringan ini diharapkan warga Desa Lagadar bisa menikmati koneksi internet dengan kecepatan tinggi dan stabil.

 

Source :

https://blog.dimensidata.com/pengertian-rt-rw-net-dan-kegunaan-rt-rw-net/

https://angkasa.co.id/peluang-bisnis-rt-rw-net/

https://blog.dimensidata.com/alat-untuk-membuat-jaringan-wifi-rt-rw-net/

https://www.researchgate.net/publication/348759489_Implementasi_RTRW-Net_Menggunakan_Metode_User_dan_Bandwidth_Management

Komentar